BAB 1
PENGANTAR SISTEM INFORMASI
SASARAN PEMBELAJARAN
- Memahami perkembangan perangkat keras komputer hingga saat ini.
- Memahami dasar-dasar komputer dan arsitektur komunikasi.
- Mengetahui jarak antara sistem fisik dan konseptual
- Memahami perkembangan aplikasi bisnis dari data akuntansi menuju informasi untuk pemecahan masalah.
- Mengetahui keterkaitan antara sistem informasi manajer berbasis pada lokasi dalam struktur organisasi.
- Mengetahui hubungan antara pemecahan masalah, pembuatan keputusan dan tahap pemecahan masalah.
- Memahami sistem perencanaan sumberdaya perusahaan.
- Mengetahui inovasi-inovasi dalam teknologi informasi.
PENDAHULUAN
- Komputer pertama sebesar ruangan, menggunakan ligh- bulb – size vacuum tubes.
- Vacuum tubes ditempatkan pada transistor
- Chip berteknologi silicon wafer.
- Perubahan dramatis, dalam jangka panjang menurunkan biaya pabrik
Ukuran Kecil, Kecepatan Dua Kali Lipat
Pengecilan ukuran à faktor kunci untuk penurunan biaya dan peningkatan kinerja.
Perancangan sirkuit à penurunan skala, kecepatan ganda.
Shrinking the computer chip à penting dalam peningkatan kecepatan prosesor.
SEJARAH SISTEM INFORMASI
Komputer pertama:
1946: ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Calculator)
1951: Kantor sensus Amerika Serikat
1954: General Electric.
Perangkat keras meningkat berlipat: kecepatan, kapasitas dan pengecilan ukuran.
Aplikasi: dari program akuntansi sederhana menuju sistem pemecah beraneka macam masalah.
Aneka Macam Tugas
IBM: revolusi industri komputer pertengahan 1960-an à IBM/360
Komputer ini pertama kali menampilkan beraneka pengolahan tugas secara serentak
Komputer Kecil
The first small-scale systems à komputer mini: kecil, kurang bertenaga, dan untuk organisasi kecil.
Komputer mikro: untuk pemakai individu, pertama dikembangkan oleh Apple dan Tandi Corp.
1982: IBM memperkenalkan komputer personal (PC), menjadi standar untuk indivudual computing
Moore‘s Law
1960-an oleh Gordon Moore: seorang penemu Intel
States that the storage density (and therefore the processing power) of integrated circuits is doubling about every year
By the 1970s the doubling rate had slowed to 18 months, a pace that has continued up to the present
PENGENALAN ARSITEKTUR KOMPUTER
Komputer: mengkombinasikan perangkat lunak dan perangkat keras
Perangkat lunak: sistem operasi dan aplikasi (pengolahan kata, spreadsheets, dll)
Perangkat keras: prosesor, memori dan bagian-bagian lainnya
Perangkat Keras Komputer
Prosesor menangani input, output, penyimpanan data, dan operasi.
Unit pengolah pusat (UPP) mengendalikan seluruh komponen.
Dua jenis memori yaitu:
- Random Access memory (RAM) bertindak sebagai tempat kerja secara temporer untuk CPU
- Bagian penyimpanan data permanen semacam CD-ROM, flopy dan hard drives
PENGENALAN ARSITEKTUR KOMUNIKASI
Modem: perangkat keras pengirim signal digital komputer dengan modulasi.
Nilai data untuk berbagai macam sistem komunikasi:
- Telephone lines: 56 kbps
- Cable modem: up to 2 Mbps
- WiFi: 11 Mbps
- Local Area Networks: 10 to 100 Mbps
- Wireless
EVOLUSI APLIKASI KOMPUTER
Sistem informasi: sistem konseptual yang membantu manajer mengendalikan dan memantau sistem fisik perusahaan, digunakan untuk mengubah sumberdaya input menjadi sumberdaya output
Sistem Pengolahan Transaksi
Kumpulan data sistem fisik perusahaan, lingkungan dan masukan-masukan lain ke database
Perangkat lunak mengubah data menjadi informsi untuk manajer perusahaan dan individu lainnya
Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen (SIM): mengubah data dalam sistem frontline, sebagai sistem pengolahan transaksi menjadi informasi bagi para manajer.
Modul SIM: Laporan (tulisan dari perangkat lunak dan model yang dapat mensimulasi operasi perusahaan)
Informasi SIM: digunakan bagi pemecah masalah dalam pengambilan keputusan
Perusahaan dapat berinteraksi dengan pemasok atau yang lainnya melalui sistem informasi antar organisasi (SIAO).
Sistem Kantor Virtual
Otomatisasi kantor: menggunakan elektronik untuk memudahkan komunikasi
Contoh aplikasinya: surat elektronik, voice mail, kalender elektronik, serta konferensi audio dan video
Sistem produktivitas pribadi diperkirakan mempunyai porsi yang luas dari perusahaan pengguna komputer sebagai sarana komunikasi
Penyempurnaan jaringan kerja: konsep kantor virtual telah dikembangkan (aktivitas kantor dapat tampil tanpa membutuhkan karyawan pada lokasi yang khusus)
Sistem Pendukung Keputusan(SPK)
SPK: sistem yang digunakan untuk membantu manajer dalam membuat keputusan dalam memecahkan masalah spesifik
Tiga sumber informasi yang dikirimkan ke pemakai: database relasional, basis pengetahuan dan database multidemensi.
Dua jenis tambahan dari SPK (dikaitkan dengan perangkat lunak):
Sistem pendukung keputusan kelompok
Kecerdasan buatan: program diciptakan pada komputer untuk menganalisis secara logis masalah yang dimiliki.
Sistem Perencanaan Sumberdaya Perusahaan (SPSP)
Keterbatasan waktu
1990-an: perusahaan mulai melihat nilai keterpaduan seluruh sistem yang dapat berfungsi sebagai unit terkoordinasi
Sistem SPSP: sistem berbasis komputer yang mempertemukan kebutuhan manajemen dengan sumberdaya perusahaan secara terintegrasi.
MANAJER SEBAGAI PEMAKAI SISTEM INFORMASI
Manajer terdiri dari berbagai tingkatan manajerial.
Tingkatan dalam layanan informasi dikembangkan untuk mempengaruhi bagaimana kinerja operasi mereka
Tiga tingkatan manajemen yang utama
- Tingkat perencanaan strategis
- Tingkat pengendalian manajemen
- Tingkat pengendalian opersional
Apa Yang dilakukan Manajer
Fungsi-fungsi Manajerial:
- Perencanaan
- Pengorganisasian
- Penyusunan staf
- Pengarahan
- Pengendalian
Peranan Manajerial:
Kerangka kerja Mintzberg membuat 10 peranan yang dimainkan manajer, dikelompokkan menjadi peranan antar perorangan, informasional dan aktivitas keputusan
PERAN INFORMASI DALAM PEMECAHAN MASALAH
Masalah dapat (secara potensial) membahayakan perusahaan secara negatif, tetapi juga dapat (secara potensial) menguntungkan secara positif
Hasil aktivitas pemecahan masalah: solusi
Keputusan: memilih beberapa tindakan
Simon menguraikan pemecahan masalah dalam empat tahap:
- Aktivitas intelijen
- Aktivitas desain
- Aktivitas memilih
- Aktivitas pengkajian
MASA DEPAN TEKNOLOGI INFORMASI
Masa depan teknologi informasi akan digerakkan oleh dua kecenderungan berikut ini:
- Pengurangan biaya secara berangsur dan meningkatkan kemampuan teknologi informasi
- Menyatukan antara komputer dan komunikasi
BAB 2
SISTEM INFORMASI UNTUK KEUNGGULAN BERSAING
SASARAN PEMBELAJARAN
- Mampu menggunakan model sistem umum dari perusahaan sebagai sarana untuk mengevaluasi beberapa jenis organisasi.
- Mampu menggunakan delapan unsur model lingkungan sebagai kerangka kerja untuk memahami lingkungan organisasi bisnis.
- Memperkenalkan keunggulan bersaing yang dapat dicapai dengan konseptual dan sumberdaya fisiknya.
- Memahami konsep Michael E. Porter mengenai rantai/sistem nilai.
- Mengetahui dimensi-dimensi keunggulan bersaing.
- Memahami perusahaan multinasional dan pentingnya koordinasi
- Mengetahui jenis-jenis sumberdaya informasi perusahaan
- Mengetahui dimensi-dimensi informasi yang harus disediakan oleh sistem informasi.
- Mengetahui bagaimana mengelola informasi dalam bentuk sistem legalisasi, citra dan pengetahuan.
- Mengetahui bagaimana perencanaan strategik perusahaan, bidang bisnis dan sumberdaya informasinya.
- Mengetahui empat strategi global yang dapat dipraktikkan oleh perusahaan multinasional dan memahami peranan masing-masing informasi.
PERUSAHAAN DAN LINGKUNGANNYA
Sistem fisik perusahaan adalah sistem terbuka.
Perusahaan memperoleh sumberdaya dari lingkungan, mengubahnya menjadi barang dan jasa, dan mengembalikannya kepada lingkungan.
KEUNGGULAN BERSAING
Keunggulan bersaing berkaitan dengan penggunaan informasi untuk mendapatkan penguasaan pasar.
Pendapat Porter bahwa perusahaan mencapai keunggulan bersaing dengan memberikan satu dari berikut ini:
- Barang dan jasa pada tingkat harga yang rendah;
- Produk berkualitas tinggi; atau
- Mempertemukan kebutuhan khusus dari segmen pasar yang pasti.
Para manajer perusahaan menggunakan sumberdaya fisik dan konseptual untuk mendukung sasaran strategik perusahaan
Rantai Nilai Porter
Porter berpendapat bahwa peluang perusahaan menciptakan keunggulan bersaing terjadi pada tahap-tahap yang berbeda dalam rantai nilai.
Marjin adalah nilai dari produk perusahaan dikurangi biaya yang dikeluarkan.
Rantai nilai adalah suatu yang utama dan aktivitas pendukung yang menyokong nilai marjin perusahaan.
Peningkatan nilai marjin adalah sasaran model rantai.
Perusahaan dapat menciptakan nilai dengan menampilkan aktivitas, Porter menyebutnya sebagai aktivitas nilai.
Perluasan Gagasan Rantai Nilai
Keunggulan tambahan yang dapat dicapai dengan rantai nilai perusahaan à Sistem Antar Organisasi (SAO).
Partisipasi perusahaan sebagai unit terkoordinasi à menciptakan sinergi.
Porter menyebutnya sebagai sistem nilai
Dimensi Keunggulan Bersaing
- Keunggulan strategik: rencana-rencana yang digunakan untuk mencapai keunggulan.
- Keunggulan taktis: metode-metode untuk menyempurnakan strategi yang lebih baik dari pada yang dilakukan oleh para pesaing.
- Keunggulan operasional: transaksi setiap hari dan proses yang membuat unggul
TANTANGAN-TANTANGAN DARI PESAING-PESAING GLOBAL
Pemain utama dalam pasar global adalah perusahaan multinasional (MNC)
Pengolahan informasi dan komunikasi berbasis koordinasi secara khusus penting bagi MNC untuk dipertimbangkan dan aktivitas bisnis mereka yang terpencar secara geografis
Koordinasi menjadi kunci untuk mencapai keunggulan bersaing dalam pasar global
MANAJEMEN INFORMASI
Sumberdaya Informasi terdiri dari:
- Perangkat keras computer
- Perangkat lunak computer
- Spesialis informasi
- Pemakai
- Fasilitas
- Database
- Informasi
Dimensi-Dimensi Informasi
- Relevansi: informasi harus relevan dengan masalah yang ditangani
- Akurasi: informasi bernilai ketika hal tersebut akurat/cermat
- Ketepatan waktu: Informasi harus tersedia untuk pemecahan masalah tepat pada waktunya (sebelum situasi kritis)
- Kelengkapan: informasi harus tersedia secara lengkap untuk pemecahan masalah
Perubahan Sifat Manajemen Informasi
- Tugas manajemen informasi
- Mangelola“legacy systems”
- Penggunaan data multimedia
- Manajemen pengetahuan
PERENCANAAN STRATEGIK UNTUK SUMBERDAYA INFORMASI
Chief information officer (CIO) memberikan pengarahan strategik untuk suberdaya informasi perusahaan
CIO juga mengkoordinasikan usaha strategik departemen layanan informasi dengan rencana bisnis strategik perusahaan secara keseluruhan
Sebagai perencanaan strategik dalam bidang bisnis spesifik, sumberdaya informsi perusahaan harus dikoordinasikan dengan usaha tersebut
Perencanaan Strategik untuk Sumberdaya Informasi (PSSI)
PSSI adalah pengembangan bersama-sama dari rencana strategik untuk perusahaan dan jasa informasi
Mengembangkan rencana bersama, rencana perusahaan akan merefleksikan dukungan yang diberikan oleh jasa informasi
Intisari Strategik
Dua topik inti yang harus ada dalam rencana strategik setiap perusahaan untuk sumberdaya informasi adalah:
- Sasaran yang dicapai oleh setiap kategori dari sistem informasi selama jangka waktu yang direncanakan
- Sumberdaya informasi yang dibutuhkan untuk mencapai sasaran tersebut
Suatu contoh Rencana Strategik untuk Sumberdaya Informasi
Ringkasan eksekutif, spelling out the goals dari unit jasa informsi;
Definisi-definisi dari cakupan jasa TI dalam tiga unit organisasi; dan
Ringkasan dari rencana kerja untuk penerapan sistem yang memungkinkan perusahaan mencapai tujuan-tujuan jasa informasi.
STRATEGI BISNIS GLOBAL
Bartlett and Ghoshal mengidentifikasi 4 (empat) strategi utama:
- Strategi pengendalian desentralisasi
- Strategi pengendalian sentralisasi
- Strategi keahlian sentralisasi
- Strategi keahlian pengendalian sentralisasi dan penyebaran
BAB 3
PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM E-COMMERCE
Learning Objectives
- Recognize the importance and advantages of electronic commerce.
- Understand that within ten years electronic commerce will be blended into everyday business processes and consumers will not recognize e-commerce as a special category.
- Understand the difference between business-to-business electronic commerce and business-to-consumer electronic commerce.
- Learn examples of good business-to-business electronic commerce and business-to-consumer electronic commerce.
- Understand the role that business intelligence plays in electronic commerce.
- Know the role that inter-organizational systems, the Internet, and the World Wide Web play in electronic commerce.
- Know what factors that influence the adoption of inter organizational systems.
- Recognize the data movement from EDI to various Web-standard data exchange practices.
- Understand why many firms choose to have both a virtual store and a physical store.
Introduction
Electronic commerce (or e-commerce), uses communications networks and computers to accomplish business processes
Most electronic commerce is between businesses (B2B), rather than between a business and a consumer, but B2C still has many opportunities for growth and profit
ELECTRONIC COMMERCE
Here, we shall treat “electronic business” and “electric commerce” as synonyms
Thus, any business transaction that uses network access, computer-based systems, and a Web browser interface qualifies as electronic commerce
Electronic Commerce beyond the Boundary of the Firm
Business-to-customer (B2C) electronic commerce refers to transactions between a business and the final consumer of the product
Business-to-business (B2B) electronic commerce refers to transactions between businesses in which neither is the final consumer. These may involve relatively few people, generally the information systems groups of the companies are most affected
Anticipated Benefits from Electronic Commerce
There are three main benefits of e-Commerce:
- Improved customer service before, during, and after the sale
- Improved relationships with suppliers and the financial community
- Increased economic return on stockholder and owner investments
These benefits contribute to the firm’s financial stability and enable it to better compete in a business world that is using more and more computer technology
Electronic Commerce Constraints
Three constraints on e-commerce are as follows:
- High costs
- Security concerns
- Immature or unavailable software
Each of these constraints is being challenged as IT and IS needs for e-commerce become increasingly popular and the cost of the required computing resources keeps falling
Scope of Electronic Commerce
The amount of economic impact varies from industry to industry but about 94% of electronic commerce is B2B leaving 6% for B2C
E-commerce is estimated to be growing at between 5% and 15% each year, though may slow down, high growth in e-Commerce will likely continue for the next several years
The Path to Electronic Commerce
Implementing an e-commerce system includes a significant risk of failure
The first step is a commitment to implement the system as part of a strategic business plan to use e-commerce to achieve competitive advantage
The firm then gathers business intelligence to understand the potential role each environmental element will play
BUSINESS INTELLIGENCE
Before engaging in e-commerce managers must understand their firm’s relationships with customers, competitors, suppliers, and other external entities
Business Intelligence (BI) is the gathering of information about the environmental elements that interact with your firm
External Databases
Companies can also use commercial databases that provide environmental information instead of gathering it themselves
Firms use these databases because it is faster and less expensive than trying to research the information on their own
Search Engines
A search engine is a special program that provides links to Web sites based on a keyword or group of words supplied by the user
Search engines then look through their database of Web site content to see which Web sites use that word or phrase
Other specialized indexing programs create directories of Web site categories, working on the “backend” of the search engine
THE INTERORGANIZATIONAL SYSTEM (IOS)
An IOS is created through linkages with other firms so they can work together as a coordinated unit
This allows them to achieve benefits that each could not achieve alone
Inter organizational systems are fundamental to electronic commerce
IOS Benefits
The trading partners enter into an IOS venture with the expectation of realizing benefits such as:
- Comparative Efficiency
- Internal efficiency
- Inter organizational efficiency
- Bargaining Power
- Vendor stock replenishment is a special type of IOS where the supplier can initiate the replenishment process by electronically monitoring the firm’s inventory levels
Bargaining Power
Bargaining power is derived from three basic areas:
- Unique product features
- Reduced search-related costs
- Increased switching costs
Electronic Data Interchange (EDI)
EDI is essentially electronic forms that can be sent over networks
It involves transmitting data in a machine-readable, structured format, enabling the data to be received without the need for re-keying
Two major standards for EDI are the American National Standards Institute standard ASC X12 is used in North America and the EDIFACT international standards are used in Europe
Extranet
Another way of establishing an IOS is by using a secure form of Internet technology called an extranet
Firms use them in collaboration with trusted suppliers and large customers to share sensitive information
Security and privacy are serious concerns so the extranets are generally secured behind a firewall
Electronic Funds Transfer (EFT)
When data representing money is transmitted over a computer network, it is called electronic funds transfer
EFT is used by firms and individuals who have their payroll checks deposited into their bank accounts or who pay bills using electronic payments
EFT also plays a major role in electronic commerce
Proactive and Reactive Business Partners
The IOS sponsor typically takes a proactive approach, stimulating interest in the IOS and encouraging participation in the network
The participants, on the other hand, typically respond in a reactive manner—accepting or rejecting the sponsor’s offer to adopt IOS
For example, the proactive approach taken by the large automobile manufacturers forced suppliers to react by either adopting an EDI system or risk losing participation in the supply chain
Adoption Influences
Premkumar and Ramamurthy identified four critical factors in determining if a firm will be proactive or reactive:
1. Competitive pressure
2. Exercised power
3. Internal need
4. Top management support
The second two are internal factors while the first two are environmental
Indirect IOS Benefits
The indirect benefits of participating in an IOS include:
- increased ability to compete;
- improved relationships with trading partners;
- improved customer service
A Challenge to EDI
Newer approaches to inter organizational systems for B2B data transfer XML, DHTML, and CORBA
Extensible markup language (XML) is an extension of the hypertext markup language used to code Web pages
Dynamic hypertext markup language (DHTML) adds features such as scripting and active controls so the content of the displayed Web page can be dynamically generated
Common Object Request Broker Architecture (CORBA) grew as a standard as the software industry embraced object-oriented programming and databases
B2C STRATEGIES FOR ELECTRONIC COMMERCE
Reasons why it’s important to understand B2C business include:
- More products and services are becoming available for digital delivery
- Consumers are overcoming their reluctance to purchase using the Web
- Higher communications speeds have made the delivery of digital products practical
- Fear of information theft (such as credit card info), is being replaced with greater confidence that sensitive information will be safeguarded
Products and Services to Be Delivered to the Consumer over the Internet
Digital Products: such as songs, albums, movies, computer programs and their updates and services
Physical Products: Sales can be made over the Web, but shipping has to be arranged. The growth of private mail/shipping companies has indirectly aided retail e-Commerce
A key difference between digital and physical products is that digital products can be consumed as soon as they are downloaded
Virtual Versus Hybrid Sales
Virtual sales are those made by a firm that does not operate a physical storefront
Hybrid sales occur when firms have both a physical storefront and a Web site where customers can purchase products
EVOLUTION OF THE INTERNET
Understanding the Internet’s evolution can help forecast future opportunities
ARPANET makes it possible for military personnel and civilian researchers to exchange information relating to military matters. It forms a major portion of what has come to be known today known as the Internet
In 1989, Tim Berners-Lee, working at CERN, came up with a way for physicists to communicate using hypertext electronically linked documents.
This system quickly evolved into what is now known as the World Wide Web
CYBERSPACE AND THE INFORMATION SUPERHIGHWAY
The term cyberspace is from William Gibson’s 1984 book Neuromancer to describe a society that had become a slave to its technology
The information superhighway describes a system that gives everyone access to the wealth of information that exists in our modern society
The two main organizations in leadership roles in establishing Internet and Web standards are The Internet Society and the IETF (Internet Engineering Task Force)
Web standards come from the World Wide Web Consortium (W3C)
BUSINESS APPLICATIONS OF THE INTERNET
The Internet can be used for any business application that involves data communication, including both communications inside the firm and with the environment
Unlike proprietary networks, the Internet can be used with any computer platform without any special effort to access the network
The Internet also makes it possible to transmit a wider variety of media than can be handled over most conventional networks
Marketing Research and Retailing Applications
By taking advantage of this new source of customer information, industrial marketers have gained new inroads to their markets
The Web business application with which the general public is most familiar is retailing – most large retail chains now have an established Web presence
Suggestions for Successful Internet Use
- Make sure your Web site is robust
- Make sure your browser and database structure are both flexible and intuitive
- Emphasize content
- Update often
- Look beyond customers
- Target content to specific users’ needs
- Make the interface intuitive
- Be in the right Web location
- Create a sense of community
- Get help if you need it
Future Impact of the Internet on Business
The Internet is seen as the precursor to a National Information Infrastructure
Each country will have its own NII, all linked together in some manner that is yet to be defined
Having an NII will affect commerce in the different countries in different ways. Industrialized countries that make quick use of innovations in technology, the effect can be swift and dramatic
Important new issues are also emerging, especially the issue of circulating customers’ personal information
BAB 4
PENGGUNA DAN PEMBANGUN SISTEM
TUJUAN PEMBELAJARAN:
- Mempelajari konteks organisasi untuk pengembangan sistem untuk pengembangan dan penggunaan sistem mengalami perubahan dari sistem fisik menuju struktur virtual.
- Mengenali manfaat dan kerugian dari virtual office dan virtual organization.
- Mengetahui siapa information specialists dan bagaimana mereka dapat diintegrasikan dengan organisasi pelayanan informasi.
- Memahami arah baru yang diambil oleh organisasi pelayanan informasi.
- Mengetahui maksud dari end-user computing dan darimana berasal konsep tersebut.
- Menyadari bahwa pengguna, terutamayang mempunyai kemampuan end-user computing, adalah sumber daya informasi yang berharga.
- Mengetahui manfaat dan risiko end-user computing.
- Memahami bentuk-bentuk pengetahuan dan ketrampilan yang berhubungan dengan pengembangan sistem, ditrapkan baikn oleh end-users dan information specialists.
- Mengetahui manajemen pengetahuan dan tantangan-tantanngan yang harus dihadapi untuk keberhasilan penerapan.
- Memahami Hambatan khusus yang dihadapi pengembang sistem informasi global.
Pendahuluan
Mula-mula, aplikasi otomasi kantor (office automation) sebagian besar didesain untuk keperluan sekretaris dan staf klerikal.
Saat perusahaan mengevaluasi keunggulan dan kerugian dari struktur organisasi IS yang tersentralisasi atau desentralisasi, tiga struktur akan teridentifikasi : the partner, platform, dan scalable models
Pembangunan sistem adalah aktivitas yang besar dengan penataan organisasi dan aturan yang dijalankan pengguna maupun information specialists akan mengalami perubahan.
ORGANISASI BISNIS
Sistem Informasi dibangun untuk mendukung segala tingkatan organisasi
Pada tingkatan strategis, sistem informasi digunakan oleh para manajer puncak.
Suatu MIS didesain untuk memenuhi kebutuhan informasi dari manajer-manajer dalam perusahaan.
Pada level di bawahnya, level operasional sistem didesain untuk memenuhi kebutuhan perusahaan akan informasi harian sesuai dengan area bisnisnya.
OTOMASI PERKANTORAN (OFFICE AUTOMATION)
Otomasi Perkantoran meliputi semua sistem elektronik, baik formal maupun informal, yang berkaitan dengan penyampaian informasi dai dan kepada orang-orang di dalam serta di luar perusahaan.
Inovasi-inovasi IT menjadikan hal itu memungkinkan bagi banyak aktivitas perusahaan dijalankan secara independen dari lokasinya masing-masing.
Hal ini disebut virtual organization, dan memunculkan office automation.
Suatu Perubahan dari Clerical menuju Managerial Problem Solving
Otomasi perkantoran pada mulanya hanya mendukung aktivitas sekretariat dan klerikal saja
Saat manajer dan profesional menjadi semakin paham komputer mereka belajar untuk menggunakan aplikasi komputer sebagai sarana pemecahan masalah.
Mereka mulai mengunakan email untuk berkomunikasi, kalender eletronik untuk merancang pertemuan, to schedule meetings, video conferencing untuk menghubungkan dengan para manajer yang berada di wilayah geografis berbeda, dan lain-lain.
Aplikasi otomasi perkantoran juga telah dikembangkan menjadi komputer genggam dan PDA.
KANTOR VIRTUAL (VIRTUAL OFFICE)
Bukti dari virtual office telah dimulai adalah pada tahun 1970s dalam bentuk mikrokomputer murah dan piranti komunikasi yang memungkinkan seseorang bekerja dari rumah.
Saat ini, terminologi teleprocessing digunakan, selanjutnya termonologi telecommuting diperkenalkan untuk menunjukkan bagaimana karyawan bisa secara elekrtronik bisa bekerja dan terhubung dengan kantornya.
Keuntungan dan Kekurangan Telecommuting
Keuntungan:
- Menawarkan jadwal yang fleksibel kepada para pekerja seingga tugas-tugas pribadi pun juga dapat diselesaikan.
- Perusahaan umumnya memberikan perhatian lebih pada komunikasi melalui telecommuters
Kerugian:
- Dapat menimbulkan rasa kurang memiliki perusahaan di kalangan karyawan
- Karyawan dapat memperoleh ide yangdapat digunakan secara tidak benar oleh orang lain.
- Pembagian tanggung jawab antara rumah dan kantor menjadi tidak jelas.
Hoteling
The concept of “hoteling” is for the firm to provide a “sharable” central facility that employees can use as the need for office space and support rise and falls
The guiding principles for hoteling include:
- Design the spaces for functional needs
- Similar sized offices are built
- Centralized storage space is provided
- Fewer enclosed office spaces
- Assigned offices spaces are eliminated
Advantages and Disadvantages of Telecommuting
Advantages:
- Reduced facility cost
- Reduced equipment cost
- Reduced work stoppages
- Social contribution
Disadvantages
- Low morale
- Fear of security risks
The virtual office demands cooperation by both the firm and the employees if it is to succeed
THE VIRTUAL ORGANIZATION
In a virtual organization, firm operations are designed so they are not tied to physical locations
Industries that are the most attracted to these concepts are those that add value in the form of: information, ideas and intelligence
Such as: education, health care, entertainment, travel, sports, and consulting
Workers in this “3I Economy” need to have the knowledge and skills required to succeed as IT and information systems are included in business processes
ORGANISASI PELAYANAN INFORMASI
Memerlukan:
- Sumberdaya Informasi
- Information Specialists
- Systems Analysts
- Database Administrators
- Webmaster
- Network Specialists
- Programmers
- Operators
Struktur Organisasi Inovatif
Selama 1990 perusahaan besar berupaya menciptakan struktur yang dikenal sebagai, “centrally decentralized”.
Tiga struktur organisasi inovatif yang telah diketahui adalah:
- the partner model;
- the platform model; and
- the scalable model
Tiga Struktur Inovatif
- The Partner Model: IT mengkordinasi area-area bisnis untuk meraih inovasi nilai dan menyelesaikan penyajian solusi.
- The Platform Model: IT menyajikan jaringan dan dengan itu inovasi dapat diselesaikan oleh semua area bisnis.
- The Scalable Model: menunjukkan bahwa dua jaringan dimanfaatkan sebagai perantara (interface) dengan saat berinteraksi dengan pengelolaan infrastruktur dan pengiriman solusi dalamstruktur yang fleksibel.
END-USER COMPUTING
Sistem Informasi pada mulanya dibangun oleh ahli IT (IT specialists) yang mengerjakan semuanya bagi pengguna (Gambar 4.8)
Akhir 1970 pengguna mulai mengembangkan aplikasi komputernya sendiri.
End-user computing dihasilkan dari 4 pengaruh utama:
- Dampak pendidikan komputer
- Information services backlog
- Hardware yang murah
- Software siap pakai (Prewritten software)
Manfaat dan Risiko End-User Computing
Manfaat:
- Kesesuaian antara Kemampuan dan tantangan.
- Pengurangan Ketidakseimbangan komunikasi (Communications Gap)
Risiko:
- Sistem yang lemah
- Desain dan dokumentasi sistem yang kurang bagus
- Penggunaan sumber daya informasi yang tidak efisien
- Kurangnya integrasi data
- Kelemahan Keamanan (Security)
- Kurangnya kontrol.
Knowledge Management
Pengetahuan (knowledge) berkaitan dengan proses, teknologi, manajemen dan interaksi dengan elemen-elemen lingkungan suatu perusahaan.
Perusahaan melaksanakan proyek untuk mengembangkan knowledge management systems untuk meraih keunggyulan kompetitif.
Perusahaan umumnya melihat Knowledge Management ini sebagai jenis lain dari sistem yang harus dikembangkan.
TANTANGAN PENGEMBANGAN GLOBAL INFORMATION SYSTEMS (GIS)
GIS menggambarkan suatu sistem informasi yang digunakan oleh perusahaan multinasional atau multinational company (MNC)
Pengembangan GIS harus memperhatikan beberapa kendala berikut:
- Kendala Politik (Politically Imposed Constraints)
- Kendala Budaya (Cultural and Communications Barriers)
- Batasan pembelian dan impor perangkat keras (Restrictions on Hardware Purchases and Imports)
- Batasan Pemrosessan Data (Restrictions on Data Processing)
- Keterbatasan Komunikasi Data (Restrictions on Data Communications)
- Masalah teknologi (Technological Problems)
- Tidak adanya dukungan dari manajer di cabang-cabang (Lack of Support from Subsidiary Managers)
BAB 5
KOMPUTER DAN PIRANTI KOMUNIKASI
Tujuan Pembelajaran
- Mempelajari komponen komputer.
- Mempelajari piranti komputer personal.
- Memahami dampak perkembangan teknologi informasi dan komputer.
- Memahami sumber daya input dan output.
- Mengenali perbedaan dan keunggulan media penyimpanan data.
- Mempelajari keunggulan prewritten software.
- Mempelajari perbedaan strategi networking antar komputer.
- Memahami perbedaan antara komunikasi melalui saluran telepon publik dan networks.
- Mempelajari network protocols.
- Menjabarkan tentang intranet, extranet dan internet.
Pendahuluan
Piranti komputer: perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan file
Kecepatan, biaya komunikasi dan processor à penggunaan piranti komputer.
Penurunan harga à penggunaan komputer dan komunikasi (intensitas, media) meningkat.
PERANGKAT KERAS (HARDWARE)
Perangkat keras komputer:
- Processor
- Memory
- Media Penyimpan (Storage)
- Input devices
- Output devices
Komputer besar memiliki komponen yang lebih banyak dan lebih cepat dari pada microcomputer.
Processors
Processor (central processing unit – CPU) mengontrol perhitungan dan sistematika logika data
Processor mengontrol dan mengatur pergerakan data dalam komputer atau jaringan (network).
Karakteristik Processor
- Kecepatan Processor
- Ukuran Kata (Word Size)
- Bit
- Byte
- Kemampuan Proses (Processing power)
Memory
Memory: penyimpanan utama (primary storage), memory utama (main memory) atau random access memory (RAM).
Byte, megabyte, gigabyte, terabyte, dan petabyte
Memory didesain untuk semakin kokoh dan cepat mengikuti perkembangan kecepatan processor
Penyimpanan (Storage)
Media penyimpanan (storage) mempunyai berbagai bentuk.
Jenis media penyimpanan dari beragam komputer mempunyai kesamaan.
Fixed Storage (=hard drive): media penyimpanan permanen pada komputer.
Removable Storage: media penyimpanan yang dapat dipindahkan dari suatu komputer ke komputer lain.
Media Input
Human captured data: keyboard, mouse, pen-mouse, touchscreen, stylus.
Bar code
Media Output dan Multimedia
Media Output Adalah media yang digunakan untuk menampilkan data
Contoh: monitor dan printer
PERANGKAT KOMPUTER PRIBADI
Dewasa ini, komputer pribadi dikaitkan dengan penggunaan komputer atau piranti teknologi informasi jinjing (portable), sebagai contoh:
- Komputer Genggam (handheld PCs);
- Komputer saku (pocket PCs);
- tablet PCs;
- personal digital assistants (PDAs);
Telepon seluler yang dikategorikan sebagai smartphone: Tablets, Handheld dan Pocket PCs
Piranti komputer ini sebenarnya merupakan komputer sesungguhnya yang memiliki fungsi utuh sebagai suatu komputer hanya berbentuk lebih kecil dan memungkinkan penggunaan dengan mobilitas tinggi serta mudah dibawa. Perangkat komputer ini dilengkapi dengan batere serta juga konektor listrik untuk sumber tenaganya.
Bagian dari komputer genggam ini tidaklah terpisah-pisah seperti pada komputer personal (PC). Monitor,keyboards, CPU, media penyimpanan tersusun secara terintegrasi.
Karena mobilitasnya, pada komputer genggam selalu disediakan piranti yang mendukung komunikasi nirkabel (wireless)
Personal Digital Assistants
Dikenal sebagai PDA, yang merupakan piranti komputer genggam skala lebih kecil yang memuat hanya perangkat lunak atau fungsi-fungsi terpenting dari sebuah komputer. Dewasa ini fungsi PDA digabungkan dengan fungsi telepon seluler dikenal sebagai PDA Phone.
Kalender, daftar alamat dan notes adalah fungsi yang selalu ada pada sebuah PDA
PDA ini berukuran seukuran saku dan mempunyai batere yang memiliki masa hidup lebih panjang dari pada piranti komputer genggam seperti tablet pc.
SMARTPHONE
Telepon seluler dewasa ini dilengkapi dengan fungsi-fungsi komputer seperti internet, multimedia dan video streaming, juga beberapa fungsi untuk melakukan pekerjaan kantor seperti yang dimiliki oleh sebuah komputer.
Terbatasnya luas monitor (display) juga keterbatasan daya jangkau pandangan manusia untuk output pada layar dengan luas kecil menjadikan tampilan output pada telepon seluler cukup terbatas.
SOFTWARE
Dua tipe dasar software:
- System software menampilkan tugas-tugas dasar yang diperlukan oleh baik komputer maupun penggunanya. Perangkat lunak ini adalah sistem dasar sebuah komputer untuk bekerja. Salah satu contoh: Sistem Operasi (operating system) adalah sistem yang mengelola proses-proses dalam komputer. Berfungsi sebagai penghubung (interface) antara komputer dengan, software, hardware dan pengguna. Sebagai contoh: Windows, Linux, Free BSD
- Application software digunakan untuk memproses data. Dapat berupa software jadi (prewritten software) atau software pembangun (customized software). Sebagai contoh: MS Office, untuk aplikasi perkantoran. Adobe Photoshop untuk mengedit foto dan gambar. Autocad, untuk menggambar teknik.
SOFTWARE APLIKASI
Pada komputer generasi pertama, programer harus mengisikan sekumpulan angka dari 0 sampai dengan 1 ke dalam memory komputer untuk mengatur operasionalnya, meski hal ini sangat menghabiskan waktu.
Bahasa Pemrograman (Programming languages) (seperti COBOL, C dan C++, Java, dan Visual Basic) dikembangkan untuk menyajikan cara termudah dalam menjalankan aplikasi bagi pengguna.
3GL dikembangkan berkaitan dengan aplikasi pemrograman basis data untuk mempermudah jalannya pemrograman.
Bahasa Pemrograman Generasi Keempat fourth generation language (4GL) bahasa ini lebih mudah dioperasikan karena tidak menggunakan bahasa perintah yang secara eksplisit diperlukan.
Software Aplikasi Siap Pakai (Prewritten Application Software)
Prewritten application software, atau off-the-shelf software, adalah software yang sudah ditulis dan dibuat oleh produsen sehingga memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan tanpa harus menyewa programmer atau mempelajari bahasa pemrograman.
Keunggulan Software jenis ini adalah:
- Siap pakai
- Murah
Custom Application Software
Merupakan software yang dibangun setengah jadi dan dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Dalam beberapa kasus, suatu perusahaan mungkin mempunyai programernya sendiri yang dewasa menjadi bagian dari Bagian IT atau Departemen IT atau menyewa konsultan untuk membangun aplikasi yang diperlukan.
Konsep User Friendly Software
Perangkat lunak komputer yang mudah dan intuitif untuk digunakan dikenal sebagai user friendly
Perangkat lunak jenis ini dirancang sedemikian rupa hingga mampu mengakomodasi kebutuhan pengguna secara luas.
Penggunaan yang luas ini merupakan ciri dari perangkat lunak aplikasi user friendly karena desainnya yang mudah digunakan dan pengguna tidak memerlukan pelatihan atau ketrampilan khusus.
KOMUNIKASI—SISTEM TELEPON PUBLIK
Kecepatan transmisi data antar komputer yang menggunakan jalur sistem telepon publik mempunyai kecepatan yang lebih lambat dibandingkan koneksi melalui jalur transmisi yang sesungguhnya telah didesain untuk komunikasi data antar komputer.
Kabel koneksi transmisi data mempunyai kekuatan yang relatif sama dimanapun;saat ini kebanyakan jaringan komputer beroperasi 100X lebih cepat dibandingkan koneksi melalui telepon publik karena protokol-protokol (spesifikasi data terformat untuk ditransferkan) dibuat untuk komunikasi suara dimana kualitas dan kecepatan tinggi relatif tidak diperlukan.
Koneksi Publik
Protokol untuk sistem telepon publik ditujukkan untuk memenuhi kebutuhan minimum transmisi suara – transmisi analog tingkat rendah – dan kualitas untuk komunikasi suara di bawah kebutuhan transmisi data komputer.
Batasan teoritis untuk modem telepon adalah 64kbps tetapi karena peraturan untuk administrasi transmisi, modem telepon hanya mempunyai puncak kapasitas 56kbps.
Jalur Komunikasi Pribadi
Jalur Pribadi (private (leased or dedicated) line) adalah sirkuit yang selalu terbuka untuk memuat jalur komunikasi.
Didistrisbusikan oleh perusahaan telekomunikasi dimana perusahaan membayar secara tetap setiap bulannya, pada hakekatnya semakin banyak yang digunakan semakin murah biaya per unit data yang ditransmisikan.
Jaringan Virtual Pribadi (Virtual Private Network (VPNs))
VPNs menyajikan kepada pengguna pengamanan dan kecepatan jalur koneksi jaringan pribadi seiring dengan murahnya biaya sambungan internet.
Tunneling software menghasilkan VPN melalui selumpulan lokasi antara (intermediary locations)yang mengelola data selama ditransmisikan.
Tunneling secara koseptual serupa dengan membangun jalur pribadi, melindungi sirkuit selama pengiriman data.
KOMUNIKASI-JARINGAN
The International Organization for Standardization (www.iso.ch), yang didirikan pada 1946, memperkenalkan Open Systems Interconnection (OSI) standard architecture untuk koneksi jaringan.
OSI memuat 7 model layer (rangkaian) (Tabel 5.6) dan tingkatan-tingkatan diatur secara detil sehingga fungsi nyata dari tiap rangkaian dapat dijelaskan dengan tepat.
Dua atau lebih tingkatan mungkin digunakan oleh perangkat keras komunikasi tunggal dimana end- to- end communications diikutkan pada semua rangkaian dari model.
Protokol untuk Komunikasi Komputer
Komputer (“mainframes”) adalah yang mula-mula didesain untuk membagi data dengan terminal-terminal yang tidak mempunyai media penyimpan maupun processor dan secara sederhana berfungsi untuk memasukkan dan menampilkan data dari komputer.
Sebagai tanggapan atas adanya keterbatasan komunikasi, IBM dan yang lain mulai membangun protokol komunikasi.
Protokol Terbuka (open protocol) adalah format yang mempunyai spesifikasi terbuka untuk publik dan dapat digunakan tanpa biaya.
Proprietary Protocols
System Network Architecture (SNA), dibangun oleh IBM sebagai proprietary protocol pada 1974, menggunakan satu host komputer yang menjadi pusat masukan komputer lain dalam network yang terbatas.
Apabila komputer yang terkoneksi memiliki data yang akan dikirim, data lalu akan ditransfer, demikian komputer yang lain juga akan terkoneksi.
IBM yang pertama membangun peer-to-peer protocol yang memungkinkan tiap-tiap komputer bertindak sebagai pengontrol, disebut Token Ring (Gambar 5.12).
Dalam token ring, logical token dilewatkan antara komputer. Komputer dengan token adalah komputer yang sedang mengontrol komunikasi.
Ethernet
Xerox bekerjasama dengan Intel dan Digital Equipment Corporation, membangun arsitektur protokol terbuka peer-to-peer communications yang berbeda di akhir 1970 disebut Ethernet
Tidak seperti Token Ring, Ethernet bekerja melalui bus, sedikit berbeda dengan ring dan tidak menggunakan token.
Apabila suatu komputer dalam jaringan akan mengirimkan data melalui media komunikasi, secara cepat komputer akan melihat apakah data telah dikirimkan. Apabila belum terkirim komputer akan mengirimkannya.
Paket (Packets)
Untuk data yang besar, pesan akan dibagi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dengan begitu pesan dari salah satu komputer tidak akan mendominasi media komunikasi.
Bagian pesan yang kecil ini disebut paket packets
Protokol pemindah paket (Packet- switching protocol) yang umum adalah yang biasa digunakan oleh Internet, Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP)
TCP/IP mengelola proses pemaketan ( packetization) dan juga menentukan bagaimana cara terbaik paket ditransmisikan melalui network dari sumbernya kepada komputer tujuan.
Alamat Jaringan Internet (Internet Network Addresses)
Untuk menelusuri paket yang melewati network setiap komputer yang mengelola paket data harus mempunyai alamat yang unik.
Disebut IP address.
Alamat IP dibuat dari tiap empat 1-byte nomor, masing-masing antara 0 sampai 255 yang terpisah.
Ditulis dalam notasi desimal titik, seperti:128.64.32.218.
Bagian kiri nomor merepresentasikan nomor network tempat dimana komputer itu terkoneksi, nomor sebelah kanan adalah nomor spesifik komputer.
JENIS-JENIS JARINGAN (NETWORK TYPES)
Tipe-tipe network yang berbeda menentukan pemisahan komunikasi (compartmentalize communications) secara efektif.
Komputer dalam jaringan terkoneksi melalui perangkat kerasa yang disebut network interface cards (NICs).
Local Area Networks
Local Area Network (LAN) adalah kumpulan komputer dan perangkat lain (printer, misalnya) yang terkoneksi melalui suatu media jaringan.
LAN umumnya merangkaikan komputer bersamaan yang berdekatan secara fisik, misalnya beberapa komputer dalam suatu ruangan atau gedung yang sama.
Metropolitan Area Networks (MAN) dan Wide Area Networks (WAN)
Metropolitan Area Network (MAN) adalah sistem jaringan yang mempunyai batas jarak fisik sekitar 30 mil dan umumnya menghubungkan beberapa gedung dari sebuah perusahaan secara bersama.
Wide Area Networks (WANs) digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer dan perangkat yang lain dengan jangkauan fisik yang lebih luas dibandingkan LAN dan MAN serta menggunakan jaringan telepon. Dalam prakteknya, internet merupakan bentuk dari WAN dan yang lebih mendekati adalah Jaringan Telepon/Komputer Seluler.
Internet
Intranet menggunakan network protocols seperti Internet tetapi mempunyai aksebilitas terbatas untuk kelompok perorangan tertentu dalam suatu organisasi.
Apabila intranet diperluas penggunaanya hingga kepada pengguna lain di luar suatu organisasi maka disebut extranet.
Hanya konsumen atau mitra bisnis terpercaya yang dapat mengakses extranet karena memuat informasi terbatas perusahaan.
BAB 6
SISTEM MANAJEMEN BASIS DATA
Tujuan Pembelajaran
- Memahami hirarki data.
- Mempelajari struktur basis data dan cara kerjanya.
- Mempelajari bagaimana menghubungkan tabel-tabel dalam suatu basis data.
- Mengenali perbedaan antara basis data dan sistem manajemen basis data.
- Memahami konsep basis data.
- Mempelajari metode untuk menentukan kebutuhan data.
- Memahami perbedaan dasar antara structured query language dengan query-by-example.
- Mempelajari laporan (reports) dan formulir (forms).
- Memahami entity-relationship diagrams dan class diagrams.
- Mempelajari personil yang berkaitan dengan basis data.
- Mempelajari keuntungan dan kerugian sistem manajemen basis data.
Pendahuluan
Sistem Manajemen Basis Data mengelola data dalam jumlah besar yang digunakan dalam aktivitas perusahaan.
Pengorganisasian data harus memungkinkan manajer untuk menemukan data tertentu yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan.
Perkembangan kegunaan basis data guna mendukung pengambilan keputusan menuntut manajer untuk memahami penyusunan basis data.
ORGANISASI DATA
Perusahaan memerlukan data dalam jumlah besar untuk disimpan dalam computer based information system nya karena banyaknya transaksi bisnis yang harus dijalankan.
Banyaknya data menjadi tidak berguna apabila tidak ada pengorganisasian yang efisien dan sistematis.
Untuk menggunakan data dan menghindari kesulitan konsep tentang data haruslah disusun menjadi konsep yang lebih kecil.
Konsep-konsep data yang lebih kecil akan membentuk building blocks yang dapat digunakan untuk mengkombinasikan data untuk direproduksi dalam bentuk yang mudah dibaca dan diakses.
Hirarki Data
Data bisnis diorganisasikan dalam hirarki sebagai berikut: data fields yang dikombinasikan menjadi form records; dan records yang dikombinasikan menjadi database files
Data field adalah bagian terkecil dari suatu data yang menggambarkan unit terkecil data yang mungkin diterima komputer pada waktu tertentu.
Record adalah kumpulan dari data fields yang berkaitan.
File adalah kumpulan dari records yang berkaitan, misalnya file dari records yang memuat kode matakuliah dan nama matakuliah
Spreadsheet sebagai basis data sederhana
Tabel yang terdiri dari baris dan kolom dapat digambarkan dalam sebuah spread sheet.
Kolom dari spreadsheet menggambarkan data fields dimana kolom paling atas memuat nama fields.
Baris dari tabel memuat nilai /isian fields.
File Rata (Flat Files)
Flat file adalah tabel yang tidak mempunyai pengulangan kolom.
Flat file menyajikan bagian konstan (constant sequence) dari data fields yang dibutuhkan manajemen basis data.
Flat files memmungkinkan struktur basis data yang berkaitan untuk dibakukan (dinormalisasikan).
Normalisasi adalah proses formal untuk menghilangkan data fields yang tidak sesuai saat menyajikan kemampuan basis data untuk menambah, memodifikasi dan menghapus record tanpa menyebabkan kesalahan.
Key Fields
Key pada sebuah tabel adalah field (atau gabungan field) yang memuat nilai tertentu untuk menggambarkan tiap record dalam tabel.
Field tunggal kerapkali berfungsi sebagai key untuk sebuah tabel.
key values harus unik untuk seluruh tabel.
Candidate key adalah field yang secara unik menunjukkan masing-masing baris tabel tetapi tidak dipilih sebagai kunci (key).
Beberapa tabel memerlukan satu atau dua field untuk secara unik menujukkan masing-masing baris dalam tabel.
Sebagai contoh adalah kapan diberikan tugas untuk matakuliah tersebut
Nilai dalam kolom field Code diulang di antara baris-baris. Begitu pula nilai-nilai pada kolom-kolom yang lain.
Nilai gabungan dalam field Code dan Number membentuk nilai yang unik.
STRUKTUR BASIS DATA
Struktur basis data adalah cara untuk mengorganisasi data sehingga mampu dioperasikan secara lebih efisien.
Struktur tersebut lalu diimplementasikan melalui sistem manajemen basis data atau database management system (DBMS) yang merupakan software untuk aplikasi:
- Menyajikan struktur basis data;
- Menyajikan data;
- Menyajikan hubungan antar data dalam basis data;dan
- Menampilkan form dan report yang sekaligus menggambarkan field-field pada database.
Karena memuat definisi field basis data, basis data yang dikelola oleh DBMS disebut “self-describing set of related data”
Struktur Hierarkis Basis Data
Sistem Manajemen Basis Data IDS adalah salah satu dari DBMS mula-mula dan disebut struktur hierarkis basis data hierarchical database structures
Struktur hierarkis dibangun oleh data groups, subgroups, dan further subgroups
Struktur Basis Data Jejaring (Network Database Structure)
Network database structures disusun untuk memungkinkan dimasukkannya records yang spesifik.
Struktur ini memungkinkan suatu record mengarah kepada record yang lain pada suatu basis data
Networks mengatasi masalah penelusuran ke belakang untuk mencari relasi dalam basis data.
Besarnya kemungkinan koneksi adalah juga merupakan kelemahan dalam mengaplikasikan struktur ini dalam praktek sehari-hari.
Struktur Basis Data Relasional (Relational Database Structures)
Terobosan ini berasal dari riset dasar yang dilakukan secara mandiri oleh C. J. Date dan E. F. Codd menggunakan aljabar relasional.
Mereka menunjukkan bahwa basis data relasional dibuat dari serangkaian tabel-tabel yang berhubungan sebelumnya, faktanya, srtuktur ini lebih fleksibel dan bagus dibandingkan struktur basis data hirrakis atau network.
Jika stuktur basis data hirarkis dan network bergantung pada hubungan fisik data dalam alamat storage, struktur basis data relasional menggunakan hubungan implisit yang dapat diambil dari data (gambar 6.3)
CONTOH RELATIONAL DATABASE
Basis data bernama Schedule dibuat dari tabel menggunakan tabel yang ada di bagian awal bab ini dan beberapa yang lain.
Basis data diimplementasikan dalam Microsoft Access 2002 (atau dikenal sebagai Access XP).
Basis data memecah informasi menjadi beberapa tabel karena apabila informasi dimasukkan pada tabel tunggal, banyak nilai field basis data akan terduplikasikan.
Konsep Basis Data
Integrasi logis dari record-record pada lokasi fisik berganda disebut Konsep Basis Data (database concept). Konsep ini tidak bergantung kepada persepsi pengguna tentang lokasi logis.
Dua tujuan utama konsep basis data adalah untuk meminimalkan kekacauan data dan memperoleh data yang independen.
Independensi Data (Data independence) bermakna menempatkan spesifikasi data dalam tabel dan kamus (dictionaries) yang secara fisik terpisah dari program.
Kamus Data (Data dictionary) merujuk pada definisi dari penyimpanan data dalam basis data dan dikontrol menggunakan DBMS.
MEMBUAT BASIS DATA
Secara Konseptual yang harus dilakukan:
- Menentukan data yang diperlukan
- Menggambarkan data
- Memasukkan data ke dalam basis data
Menentukan Data yang Diperlukan
Pendekatan utama yang dilakukan:
- Pendekatan Orientasi Proses (The Process-Oriented Approach):
1. Problem diketahui
2. Keputusan-keputusan untuk menyelesaikan masalah dicari
3. Informasi yang dibutuhkan untuk tiap keputusan dijelaskan
4. Pemrosesan yang diperlukan untuk menghasilkan informasi ditentukan
5. Data yang diperlukan dalam pemrosesan dispesifikasikan.
- Pendekatan Permodelan Perusahaan (The Enterprise Modeling Approach)
Data yang dibutuhkan untuk seluruh aktivitas perusahaan ditentukan selanjutnya disimpan dalam basis data.
Teknik Permodelan Data
Permodelan data perusahaan didukung dengan teknik untuk:
- Menggambarkan data
- Menjelaskan bagaimana data dikumpulkan dalam table
- Menjelaskan bagaimana tabel berhubungan satu dengan yang lain
Entity-relationship diagrams digunakan untuk menggambarkan hubungan antar kumpulan konseptual data sehingga record-record yang berhubungan dapat disatukan .
Class diagrams digunakan untuk menggambarkan baik hubungan data dan tindakan pada data dalam hubungannya.
Entity-Relationship Diagrams
ER Diagrams berkaitan dengan data dalam bentuk entitas (kumpulan konseptual field-field data yang berkaitan) dan hubungan antar entitas.
Class Diagrams
Class Diagram adalah apabila data digunakan dalam sebuah aplikasi dan tindakan berkaitan dengan data dapat digambarkan secara grafik .
Class diagrams memuat nama kelas, field-field dalam kelas, dan tindakan-tindakan (actions)yang dilakukan dalam kelas serta terhadap kelas .
MENGGUNAKAN BASIS DATA
Misalkan sebuah basis data untuk personal computer
Forms, reports, dan queries adalah metode umum yang digunakan untuk mengakses basis data dalam sebuah database management system
Query language adalah sesuatu untuk mengajukan pertanyaan pada basis data
Banyak database management systems menampilkan interface easy-to-use bagi para penggunannya.
Reports dan Forms
Mayoritas interaksi pengguna dengan basis data melalui reports and forms
Graphical user interfaces (GUIs) ditampilkan oleh sebagian besar pembuat software database management untuk membuat pengembangan forms dan reports menjadi lebih mudah
Perbedaan terbesar antara forms dan reports adalah pada formatnya.
Reports adalah kumpulan basis data data terformat dalam tatacara untuk memudahkan pengambilan keputusan.
Query-by-Example
Beberapa pengguna berharap dapat melalui reports dan forms untuk dapat menemukan yang dicari pada database
Query adalah permintaan untuk database agar menampilkan record-record terpilih dan secara umum memilih sejumlah tertentu field data lalumembatasi record pada beberapa kriteria tertentu.
Disebut query-by-example (QBE) Karena Software DBMS menggambarkan format yang terstandarisasi selanjutnya sistem laliu membuat query sesungguhnya.
Structured query language (SQL) adalah kode yang digunakan relational database management systems untuk menampilkan perintah-perintah pada basis datanya.
Online analytical processing (OLAP) adalah fitur lain yang banyak dimiliki database management system software
MENGELOLA BASIS DATA
Database management systems menampilkan format yang mudah bagi pengguna
Diperlukan infrastruktur sehingga basis data dapat dikelola dan dimodifikasi serta dipastikan keefisienan operasionalnya
Resources
The performance statistics processor component of the DBMS maintains information that identifies what data is being used, who is using it, when it is being used, and so forth
As the database management system runs, it keeps a transaction log that notes every database action taken as well as the exact time the action was taken
A backup copy of the database is also made periodically
Personil Basis Data
Database administrator (DBA) mempunyai tanggung jawab teknis dan manajerial terhadap sumberdaya basis data.
Database programmers membuat aplikasi basis data yang diminta perusahaan .
Pengguna Basis Data, selain sebagai pengambil keputusan dari basis data yang digunakan, juga memberikan masukan tentang desain basis data, penggunaan dan efisiensi.
Keuntungan dan Kerugian DBMS
Keuntungan:
- Mengurangi kekacauan data (data redundancy)
- Terciptanya data yang independen
- Data dan informasi dapat diterima dan disajikan secara cepat
- Terciptanya keamanan data
Kerugian:
- Harga perangkat lunak DBMS yang mahal
- Konfigurasi perangkat keras yang besar
- Perusahaan memerlukan staf basis data
BAB 7
PENGEMBANGAN SISTEM (SYSTEMS DEVELOPMENT)
Tujuan Pembelajaran
- Mengenali pendekatan sistem sebagai kerangka dasar untuk penyelesaian berbagai macam permasalahan.
- Mengetahui bagaimana mengaplikasikan pendekatan sistem untuk mengatasi masalah-masalah sistem.
- Memahami bahwa systems development life cycle (SDLC) adalah suatu metodologi yang disarankan untuk membangun suatu sistem.
- Memahami pendekatan SDLC:the traditional waterfall cycle, prototyping, rapid application development, phased development, dan business process redesign.
- Memahami dasar-dasar permodelan proses dengan data flow diagrams dan kasus-kasus.
- Memahami bagaimana proyek pengembangan sistem dikelola secara atas ke bawah.
Pendahuluan
Baik manajer maupun pengembang sistem dapat mengaplikasikan pendekatan sistem untuk memecahkan permasalahan.
Pendekatan ini memuat tiga tahapan pekerjaan:
- Persiapan (Preparation) memuat pandangan terhadap perusahaan sebagai suatu sistem, mengenali sistem lingkungan, dan mengidentifikasi subsistem-subsistem perusahaan.
- Pendefinisian (Definition) melibatkan pemrosesan dari suatu sistem kepada suatu tingkatan subsistem dan menganalisis bagian-bagian sistem pada tahapan tertentu.
- Solusi (Solution) melibatkan pengidentifikasian solusi-solusi alternatif, mengevaluasinya, dan memilih yang terbaik.
PENDEKATAN SISTEM
John Dewey telah mengidentifikasi tiga rangkaian penilaian yang disertakan dalam menghindari kontroversi:
- Mengenali kontroversi
- Membobot alternatif-alternatif pemecahan
- Menyusun penilaian.
Pada akhir 60an dan awal 70an, ketertarikan pada penyelesaian masalah secara sistematis menguat.
Ilmuwan manajemen dan information specialists menghasilkan suatu kerangka yang akhirnya dikenal sebagai pendekatan sistem,suatu rangkaian tahapan pemecahan masalah yang memastikan suatu masalah mula-mula dipahami, solusi alternatif dipikirkan, dan solusi terpilih bekerja
Pendekatan Sistem
Apabila seorang manajer dapat memahami tingkatan-tingkatan manajemen sebagai suatu subsistem,kemanfaatan dari aliran informasi akan tampak jelas.
Pemicu masalah – adalah suatu tanda bahwa sesuatu hal menjadi lebih baik atau buruk daripada yang direncanakan – umumnya akan berlanjut ke tahapan pendefinisian atau pengenalan.
Analisis bertahap dari atas ke bawah dimulai terhadap suatu sistem dimana manajer bertanggung jawab atas sistem.
Saat manajer mempelajari tiap tingkatan sistem, elemen-elemen sistem akan dianalisis secara bertahap
Tahapan-tahapan Pemecahan Masalah
- Identifikasi Solusi-solusi Alternatif
- Mengevaluasi solusi-solusi alternatif
- Memilih solusi terbaik yang akan disertakan dalam:
- Analisis
- Penilaian
- Penetapan
- Implementasi solusi
- Pengawasan untuk memastikan kefektifan solusi yang diambil.
DAUR HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM
Daur Hidup Pengembangan Sistem (SDLC) adalah penerapan dari metodologi pendekatan sistem terhadap pengembangan sistem informasi.
THE TRADITIONAL SDLC
- Planning
- Analysing
- Designing
- Implementating
- Using
PROTOTYPING
Suatu prototype adalah versi dari suatu sistem potensial yang menyajikan kepada pengembang sistem dan pengguna bagaimana suatu sistem akan bekerja.
Dalam prototyping, suatu prototipe diproduksi secepat mungkin, agar segera mendapatkan umpan balik dari pengguna sehingga memungkinkan pengembangan lebih lajut sistem tersebut.
Prototyping terbukti sebagai suatu metodologi yang tepat untuk pengembangan suatu sistem.
RAPID APPLICATION DEVELOPMENT
Rapid Application Development (RAD), adalah istilah yang dikenalkan oleh James Martin. Istilah ini merujuk kepada siklus pengembangan yang intensif untuk menghasilkan suatu sistem secara cepat tanpa mengorbankan kualitas.
Information engineering adalah nama yang diberikan Martin untuk semua pendekatan pengembangan sistem perusahaan, sedangnkan enterprise adalah istilah yang menggambarkan seluruh bagian perusahaan.
RAD menuntut adanya beberapa unsur utama:
- Management
- People
- Methodologies
- Tools
PEMBANGUNAN BERTAHAP (PHASED DEVELOPMENT)
Pendekatan untuk membangun sistem informasi yang memuat 6 tahap:
- Investigasi awal
- Analisis
- Desain
- Konstruksi awal
- Konstruksi akhir
- Pengujian sistem dan instalasi
Analisis, desain, dan konstruksi awal diambil dari tiap modul sistem.
BUSINESS PROCESS REDESIGN
Proses penataan ulang suatu sistem disebut reengineering atau business process redesign (BPR).
BPR mempengaruhi operasional IT perusahaan melalui dua cara :
- IT dapat mengaplikasikan BPR untuk mendesain ulang sistem awal (legacy systems) yang sudah tidak lagi dapat berfungsi lebih lama dengan perawatan yang ada. Saat perusahaan mengaplikasikan BPR pada operasionalnya, upaya yang dilakukan akan menghasilkan efek yang beragam pada perusahaan
- IT membagi reverse engineering, restructuring, dan reengineering yang dapat dilakukan terpisah atau bersamaan dalam penerapan BPR
Tiga Teknik Aplikasi BPR
Sebagaimana digunakan dalam ilmu komputer, reverse engineering adalah proses analisis terhadap sistem yang ada untuk mengetahui elemen-elemennya dan hubungan elemen-elemen tersebut
Restructuring adalah transformasi suatu sistem menjadi bentuk yang lain tanpa merubah fungsionalnya
Reengineering adalah proses perancangan ulang yang lengkap dari suatu sistem dengan tujuan merubah fungsinya
Penggabungan teknik yang tepat bergantung kepada keberadaan sistem dalam fungsi dan kualitas teknisnya.
MENEMPATKAN TRADITIONAL SDLC, PROTOTYPING, RAD, PHASED DEVELOPMENT, DAN BPR DALAM PERSPEKTIF
Traditional SDLC, prototyping, RAD, dan BPR adalah metodologi-metodologi yang disarankan untuk mengembangkan suatu sistem informasi.
Dewasa ini, perusahaan-perusahaan kembali menata banyak sistemnya yang diimplementasikan dengan teknologi komputer.
Terminologi BPR digunakan untuk hal di atas. Prototyping, RAD, dan phased development dapat dimanfaatkan dalam proyek BPR untuk memenuhi kebutuhan pengguna.
Permodelan Proses (Process Modeling)
Data flow diagram (DFD) adalah representasi grafik dari suatu sistem yang menggunakan empat bentuk simbol menggambarkan
1) elemen lingkungan interface dari suatu sistem (2) proses, (3) aliran data, dan (4) penyimpanan data – untuk menggambarkan bagaimana data menngalir melalui proses yang terkoneksi.
Use Cases
Use case adalah deskripsi naratif dalam suatu outline form dari dialog yang terjadi antara sistem primer (komputer) dan sistem skunder (orang yang berinteraksi dengan komputer)
Dua format use case:
- Narasi bersambung dengan tiap tindakan yang diberi nomor terpisah.
- Narasi yang disebut ping pong format karena terdiri dari 2 narasi dan penomoran yang menunjukkan bagaimana tugas akan berlanjut antara sistem primer dan sistem sekunder
MANAJEMEN PROYEK (PROJECT MANAGEMENT)
Dewasa ini ,dimungkinkan bagi pengelolaan daur hidup untuk menggbungkan beberapa tingkatan organisasional dan melibatkan manajer-manajer di luar IT.
MIS Steering Committee
MIS Steering Committee mempunyai 3 fungsi utama:
- Menetapkan kebijakan yang memastikan adanya dukungan komputer yang sesuai untuk mencapai keberhasilan strategi perusahaan.
- Mengontrol Fiskal yang berkaitan dengan pengadaan, perawatan dan hal-hal lain berkenaan dengan penggunaan sumber daya informasi.
- Menyelesaikan Konflik antar pengguna atau sumber daya informasi dalam perusahaan
Mekanisme Manajemen Proyek (Project Management Mechanism)
Dasar dari manajemen proyek adalah rencana proyek
Bentuk yang umum dari perencanaan detil dikenal sebagai Gantt Chart.
Gantt chart adalah horizontal bar chart yang memuat sebuah batang (bar) untuk tiap tugas yang harus dikerjakan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.



terimakasih,informasi anda.
sama2
aku maw yg bab 8-selesai,mey..
lha au bsok quiz mulai bab7-9.. T.T
huahha* xD
bwahahahahah
ga sms ket mang tsan tsan..