Read Mey's Minds

About love, life, sometimes hateful thoughts…

Hari terakhir long weekend-ku 16/03/2010

Filed under: My Diary — Mey @ 13:41
Tags: , , , , ,

Ada yang mengkritisi paradigmaku hari ini. Hahaha. Honestly, it is not a cynical laugh. Although it might sound cynical when you really hear me laughing here.

Ada semacam perasaan senang saat membaca message dari seorang teman siang ini. Mengkritisi paradigmaku. Dia bilang saya ini kolot, egois, dan gengsian. Hahaha percaya nggak percaya, saya menulis blog ini sambil cekikikan =D

Kesalkah ? Tidak, sedikitpun tidak.

Tersinggung ? Sama sekali tidak.

Dia juga bilang saya orang yang NATO, no effort.

Kalau orang lain yang dengar, mungkin teman saya itu sudah digeplok pakai rotan sampai pingsan.  Hahaha =D

But, thanks anyway for that dearest friend. Seperti yang kukatakan padanya barusan, aku memang perlu ditegur. Perlu dikritisi dan memang sedang ingin dicerca. Akhir – akhir ini terlalu banyak pujian yang membuatku sedikit lupa pada prinsip – prinsip utama yang selama ini melekat erat di benakku, terutama soal effort tadi.

Masalah dimulai saat aku tanpa sengaja mendiamkan seorang teman. Sama sekali tidak bermaksud mendiamkan sebenarnya. Hanya entah sejak kapan dia tidak menghubungiku lagi dan akupun tidak menghubunginya. Entah malas, entah memang gengsi, entah aku yang suka sok sibuk selama ini. Hal ini kemudian berlanjut hingga berbulan – bulan lamanya.

Sering ada rasa tak nyaman. Sering aku ingin menghubunginya, entah itu dengan telepon atau sekedar sms biasa saja. Namun entah mengapa tak kunjung kulakukan. Sesekali dia menghubungiku, namun komunikasi kami kembali terputus begitu saja. Bahkan saat inipun, saat entah bagaimana komunikasi kembali terjalin dan dia dengan berapi – api mengkritisi paradigmaku, kami hanya saling bicara melalui message facebook. Padahal bisa saja dengan mudah aku meneleponnya atau bagaimanalah.

Lucu ? Memang.

Konyol ? Iya.

Unik ? Sangat, menurutku.

Hal inipun sudah kuutarakan padanya siang ini, hanya lewat message facebook. Semalam aku sempat mengirim sms untuknya. Tahukah anda apa yang kukatakan padanya ? Isi sms itu hanya mengabarkan bahwa saya, Mey, sudah membalas messagenya di facebook. Hahaha ya ampun (lol)

Sebenarnya ada apa ini ? Mengapa lidahku jadi kelu dan tanganku mendadak lumpuh. Entah sejak kapan aku berubah autis dan apatis, hanya gemar berkomunikasi dengan tulisan. Bukan tidak mau berkomunikasi dengan kata – kata, hanya saja ada perasaan takut. Entah takut, entah bimbang. Rasanya aku kehilangan pegangan saat berhadapan dengan orang lain.

Tak terhitung berapa kali aku menolak ajakan bertemu dengan orang lain, sekalipun sebagian besar orang yang mengundang adalah teman – teman baikku sendiri. Bukan karena aku sombong atau mungkin malas, hanya saja ada perasaan takut dan bimbang. Entah mengapa.

Dan sekarang, setelah mendengarkan cercaan halus dari seorang teman tentang paradigmaku yang kolot dan perilakuku yang tampak no effort, aku mulai menyadari satu hal dan memikirkan beberapa hal. Bukan hal baru memang, hanya beberapa hal lama yang sempat terlupakan.

Effort dan tindakan aktual, sekalipun sangat kecil dan tidak terlalu tulus, kenyataannya jauh lebih berarti daripada segumpal kata – kata dan sebongkah perasaan yang sekedar disimpan dalam hati.

160310 1340

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s